Headlines News :

Menurut Anda, Jawa Barat akan sejahtera dengan?

Promosi

Showing posts with label Tafsir. Show all posts
Showing posts with label Tafsir. Show all posts

Menjadikan Al-Quran Sebagai Pembeda

Rokhmat S. Labib, MEI
Oleh: Rokhmat S Labib, MEI
Maha Suci Allah yang telah menurunkan al-Furqan (Alquran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (TQS al-Furqan [25]: 1).

Sehebat apa pun manusia, manusia tetaplah makhluk yang dhaif. Ilmu yang diberikan hanya sedikit (lihat QS al-Isra’ [17]: 85). Oleh karenanya, banyak perkara yang tidak sanggup dijangkau oleh akal manusia. Termasuk di dalamnya dalam memahami kebenaran dan kebatilan, serta halal dan haram.
Oleh karena itu, manusia membutuhkan petunjuk yang memberikan panduan tersebut. Tanpa perlu meminta, dengan kemurahan-Nya Allah SWT menurunkan petunjuk itu kepada manusia. Dia mengutus para nabi dan rasul, serta menurunkan kitab-Nya. Nabi Muhammad SAW adalah salah satu di antaranya. Kepada beliau, diturunkan kitab Alquran. Inilah di antara perkara penting yang diberitakan ayat ini.

Haram Bagi Kaum Muslim Merayakan Imlek

Oleh : M. Shiddiq Al-Jawi

Anda mungkin pernah mendengar pernyataan begini. Bahwa Imlek itu hanyalah tradisi dan bukan bagian ajaran agama tertentu. Karenanya umat Islam khususnya yang beretnis Tionghoa boleh-boleh saja merayakan Imlek. Benarkah Imlek hanya tradisi? Apakah boleh muslim turut merayakan Imlek? Tulisan ini berusaha untuk menjelaskan persoalan ini kepada umat Islam, dengan menelaah ajaran agama Khonhuchu, serta menelaah hukum syariah Islam yang terkait dengan keterlibatan kaum muslimin dalam perayaan hari raya agama lain.

Sekilas Tentang Besarnya Dosa Riba dalam Tafsir Syaikh ‘Atha bin Khalil

2;275

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبا لا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبا فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat): “Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba,” padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (TQS al-Baqarah [2]: 275)

Menyikapi Orang-orang yang Melecehkan Islam dan Ancaman terhadap Pelakunya

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.
Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Alquran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafaat selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan adzab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu (TQS al-An’am [6]: 70).
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jabar Bersyariah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger