Headlines News :

Menurut Anda, Jawa Barat akan sejahtera dengan?

Promosi

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Ulama Pewaris Para Nabi, Wajib Berjuang Menegakkan Agama Allah

Jatinangor. Ulama itu pewaris para nabi, sehingga patut dan wajib melakukan apa yang pernah dilakukan oleh para nabi, yakni berjuang menegakkan agama Allah. Begitu ujar Ustadz Ir. Acep Muhyidin yang merupakan Ketua Lajnah Khusus Ulama HTI DPD II Sumedang dalam acara Kupas Media Politik dan Dakwah  Al-Wa’ie DPC HTI Jatinangor.

Musim Paceklik Nelayan Jawa Barat

CIANJUR, - Petugas Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pantai Jayanti, Deni Suhendar, mengatakan, setiap harinya hanya sekitar 20 perahu atau sekitar 60 nelayan yang melaut untuk mencari ikan akibat menurunnya jumlah ikan.
Namun tak setiap hari para nelayan ini mendapatkan tangkapan ikan dalam jumlah yang besar. Para nelayan ini rerata mendapatkan 20 kg ikan setiap harinya.

Kasus Pembunuhan Garut dan Cianjur: Zakaria Histeris Dua Anaknya Tewas

BREKING NEWS: Zakaria Histeris Dua Anaknya Tewas
TRIBUN JABAR/DICKY FADIAR DJUHUD
Zakaria (51), ayah Raziv dan Rivan tak kuasa menahan kesedihan saat menunggu proses autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, Rabu (16/4/2014). 

BANDUNG, -- Zakaria (51), ayah dari dua korban pembunuhan, Raziv (22) dan Rivan (10) tak kuasa menahan tangisnya. Ia syok begitu mendengar kabar duka, dua anaknya ditemukan dalam kondisi meninggal di Cianjur dan Garut.
Dengan suara parau, Zakaria mengungkapkan kalau dia berkomunkasi terakhir sekitar dua minggu lalu. Sesekali, pria berkumis ini histeris teringat kedua anaknya sambil berucap, "Allahu Akbar".

Caleg Stress: Dari Tokoh Terpandang Menjadi Orang Gila

Warga Lempari Caleg Stres yang Curi Sandal Jepit dan Kelapa
Warta Kota/Theo Yonathan
Pondok Pesantren Bhakti Nugraha Al Islami, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat milik Ustaz Syaifuddin Juhri. 
 JAKARTA - Ahmad (bukan nama sebenarnya) membuat malu seluruh keluarga. Calon anggota legislatif (caleg) itu mencuri kelapa dan sandal jepit. Warga pun melempari eks pemilik toko kelontong itu dengan batu.
Harian Warta Kota (TRIBUNnews.com Network) melaporkan pada edisi Senin(14/4/2014) ini, cerita ihwal Ahmad ini disampaikan Ustaz Syaifuddin Juhri, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Bhakti Nugraha Al Islami, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ustad Syaifuddin menceritakan, keluarga Ahmad meminta dia untuk memberikan pertolongan agar Ahmad kembali pulih.
"Saya dihubungi keluarganya yang datang ke sini. Karena pasienya berada di daerag Parung, saya diminta ikut mereka untuk melihat kondisi pasien di sana," katanya.
Pasien yang satu ini, menurut Syaifuffin, termasuk paling parah. Jumat (10/4) malam, atau sehari setelah pencoblosan, rumahnya kedatangan rombongan yang adatang menggunakan dua buah mobil. Mereka adalah keluarga Ahmad.
Mereka memohon Syaifuddin agar ikut ke sebuah rumah di kawasan Parung, Bogor, Jawa Barat.
Rupanya keluarga caleg itu baru mengevakuasi caleg gila itu dari rumahnya di Tangerang ke Parung, Bogor. Keluarga malu, karenacaleg stres itu mulai berulah.
Syaifuddin menceritakan, caleg itu tadinya tokoh masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya di Tangerang. Dia tidak terlalu kaya, tapi sebenarnya kehidupannya lumayan.
Caleg itu punya satu toko kelontong. Tapi lantaran obsesinya jadi anggota DPRD, toko itu dijual, kemudian dijadikan modal untuk ikut pemilihan.
Begitu pencoblosan usai dan tahu dirinya tak akan terpilih, caleg ini berubah aneh. Dia jadi lebih sering menyendiri di dalam kamar. Tak mau makan, minum, apalagi bicara.
Belakangan dia sering keluyuran ke rumah tetangga lalu mengambil sandal jepit atau kayu bekas. Kayu-kayu itu kemudian ditumpukkan di depan rumah. Untungnya caleg ini tak mengamuk, hanya kelakuannya saja menyebalkan.
Melihat tingkahnya mulai aneh, keluarganya memilih membawanya ke Parung, Bogor, Jawa Barat, di rumah salah seorang saudaranya. Saat Syaifuddin datang ke Parung, caleg itu ditempatkan sendirian di kamar. Keluarganya sengaja tak menaruh tempat tidur, lalu seluruh kain dan tali sengaja disingkirkan karena takut caleg itu bunuh diri.
Namun tingkah lakunya tak berubah, beberapa jam setelah menempati kamar itu, meski pintunya dalam kondisi terkunci, sang caleg malah kabur dengan cara membongkar jendela tanpa teralis.
Usai membongkar jendela dia keluar rumah, dia lalu memanjat sebuah pohon kelapa milik tetangga. Tinggi pohon itu dua meter. Dia kemudian mencopot semua kelapa dari atas pohon.
Dengan golok yang dia bawa dari dapur. Semua kelapa dia buka dan diminumnya. Terang saja kelakuan caleg ini membuat warga di situ murka. Dia sempat dilempari batu dan baru berhenti begitu saudaranya memberitahukan bahwa itu adalah saudaranya.
“Akhirnya keluarga mengganti kerugian dengan cara membayar buah kelapa yang dipetik. Mau bagaimana lagi, orang lagi stres,” kata Syaifuddin kepada Warta Kota, kemarin sore. Lantaran takut kabur lagi, saat itu juga keluarga membeli tralis besi dan meminta tukang untuk memasangnya. (*/Tribun)

Polresta Banjar Ajak HTI menjaga Harkamtibmas


BANJAR- Dalam rangka menjalin hubungan baik dengan berbagai ormas islam, kapolresta kota Banjar yang diwakili oleh Kasat binmas melakukan kunjungan resmi ke kantor maktab HTI Kota Banjar pada Kamis tanggal 3 April 2014. Silaturahim tersebut diikuti oleh 5 anggota kepolisian resort Kota Banjar yang terdiri dari Bapak Sujana selaku kasat Binmas, Bapak Sugiyanto selaku Kabag Sumda, Bapak Yadi selaku Kanit Binmas kota banjar dan 2 orang ajudan kepolisian. Kunjungan ini dalam rangka kunjungan kerja dan menjalin hubungan baik untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di kota Banjar.

Kecelakaan Kereta Api Malabar: 3 Orang Meninggal dibawa Ke RSUD Tasikmalaya

TASIKMALAYA- Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan kereta api yang kecelakaan di Kampung Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten seluruhnya ada 10 gerbong, terdiri dari 9 gerbong penumpang dan 1 gerbong lokomotif. Kecelakaan diduga diakibatkan oleh tanah longsor

Video Mesum PNS Sumedang Beredar

ADANG JUKARDI/"PRLM" VIDEO mesum yang diunggah di situs Youtube berdurasi 4 menit 53 detik, diduga dilakukan dua pasangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumedang.*
ADANG JUKARDI/”PRLM”
VIDEO mesum yang diunggah di situs Youtube berdurasi 4 menit 53 detik, diduga dilakukan dua pasangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumedang.*
 Sumedang digegerkan dengan adegan video mesum yang diduga dilakukan pasangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumedang. Adegan mesum tersebut diunggah di situs Youtube.
Video mesum yang berdurasi 4 menit 53 detik itu, menayangkan adegan ciuman antara seorang pria dan wanita berjilbab yang masih mengenakan baju seragam dinas. Seragam dinasnya berlambang insun medal (logo Pemkab Sumedang) yang tertera di lengan kirinya masing- masing.

Qodha Mashalih HTI DPD I Jawa Barat di Kawasan Bencana Indramayu

etelah sampai di Posko Peduli Banjir DPD II HTI kabupaten Indramayu, tim dari DPD I HTI Jabar mendatangi langsung salah satu titik banjir di Indramayu, yakni di Desa Pekandangan, Kecamatan Sindang (2/2).

Saat puncak bencana banjir, 80% wilayah yang ada di Desa tersebut direndam air. "Sekitar 2000 rumah yang terendam. Meskipun sekarang sudah reda, tapi warga masih sulit untuk keluar mencari nafkah" ujar Kepala Desa Pekandangan.

Maka dari itu, beliau mengucapkan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh HTI kepada warga di daerahnya.

Selain memberikan bantuan, dalam kesempatan tersebut diadakan pula sedikit tausyiah dari Ust Asep Sudrajat (Pengurus DPD 1 HTI Jabar).








Hizbut Tahrir Indonesia Jawa Barat Memberikan Bantuan Korban Banjir Indramayu


HTI Press, Jawa Barat- Hujan lebat yang merata diseluruh wilayah Jawa Barat, telah mengakibatkan terjadinya bencana banjir dibeberapa daerah. Diantaranya menimpa Kabupaten Indramayu, beberapa kecamatan di wilayah tersebut mengalami kondisi yang cukup parah dengan ketinggian air mencapai1 hingga 2 meter.  Ketinggian air menyebabkan terputusnya akses, setidaknya empat hari sejak Sabtu, 18/1 akses terputus kebeberapa kecamatan di daerah tersebut, diantaranya kecamatan Kandanghaur. Aair baru mulai surut dan akses mulai terbuka pada hari Rabu, 22/1.
Melihat kondisi tersebut, HTI DPD I Jawa Barat menggalang kepedulian umat untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah banjir tersebut. Tim Qadha Mashalih Banjir DPD I Jawabarat berhasil sampai di lokasi benjacana pada Sabtu, 25/1 untuk menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kandanghaur Indramayu yang sebelumnya akses menuju tempat tersebut terputus.
Dibeberapa tempat tim masih melihat banyak daerah yang masih terkena banjir. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD I HTI Jawa Barat ini, menyerahkan secara langsung bantuan-bantuan yang telah diterima kepada para korban. Ada yang berupa pakaian, makanan, selimut dan materi.
[] Tim QMB HTI-Jawa Barat

Bedah Al-Waie Ujung Berung: 2013 Indonesia Terpuruk!

Ujung berung, Bandung, - Dalam rangka membuka cakrawala berpikir masyarakat tentang problematika kontemporer yang terjadi di dunia islam serta solusi untuk mengentaskannya, Hizbut Tahrir Indonesia DPC Ujung berung mengawali agenda publik di tahun 2014 dengan mengadakan bedah majalah al-wa’ie pada Sabtu (19/01) bertempat di masjid Jami as-Sirooj Jalan Raya Cipadung, Bandung timur.

Menghadirkan narasumber yang merupakan pemimpin redaksi majalah al-Wa’ie yang dikeluarkan HTI yakni Farid Wadjdi, acara tersebut dihadiri tidak kurang dari 100 peserta ikhwan maupun akhwat dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari kalangan pemuda dan mahasiswa, maupun tokoh masyarakat serta asâtidz. Acara bedah al-wa’ie ini pun berlangsung dari pukul 08.30-11.00 WIB.

Vonis 2 Tahun Penjara Bagi Pelaku Blog Prostitusi Online

Bandung - Hemud Farhan (24), pepemilik blog prostitusi online ini dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (20/8/2013). Mahasiswa IPB itu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah karena telah mengeksploitasi perempuan melalui blognya itu. Putusan itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum. 

Operasi Pasar Elpiji di Kawasan Cimahi Tekan Harga yang Terlanjur Naik

CIMAHI - Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi bekerja sama dengan Pertamina kembali menggelar operasi pasar gas elpiji di kelurahan-kelurahan, Rabu (8/1). Operasi pasar hari kedua ini digelar di kawasan Kelurahan Cibeureum, sedangkan sebelumnya, Selasa (7/1) digelar di Kelurahan Cigugur.

Elpiji 3kg Mulai Langka di Garut

GARUT- Warga Kabupaten Garut kesulitan mendapat gas elpiji 3 kilogram. Mereka sampai mengantre di sejumlah agen penyalur gas elpiji beberapa hari sebelum mendapat gas.
Asepudin (42), warga Desa Cibodas, Kecamatan Bayongbong, mengatakan sudah tiga hari stok persediaan gas elpiji tabung 3 kilogram di tokonya habis. Warga pun, katanya, mengeluh kesulitan mendapat gas elpiji.
"Biasanya Senin pasokan datang, tetapi nyatanya tidak kunjung datang. Makanya, saya menyimpan 10 tabung kosong di agen dan membayar duluan untuk jaminan, kalau barang ada, saya langsung dapat," kata Asepudin saat ditemui di salah satu agen elpiji di Jalan Raya Samarang-Bayongbong, Senin (6/1).
Katanya, kelangkaan ini menyebabkan warga kesulitan mendapat gas elpiji untuk keperluan memasak. Asep pun hanya boleh membeli maksimal 10 tabung karena diberlakukannya pembatasan pembelian.
Warga Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Wahyu (50), mengatakan kelangkaan ini terjadi sejak 1 Januari 2014. Di pelosok, katanya, satu tabung gas elpiji 3 kilogram bisa dijual sampai Rp 20 ribu.
"Banyak yang tadinya menggunakan gas 12 kilogranm menjadi memakai yang 3 kilogram. Ini akibat kenaikan harga yang 12 kilogram," katanya. (*Tribun)

Ayah Happy, Khawatir Dengan Keberadaan Anaknya yang Diduga Teroris

SOREANG- Setelah mengetahui kabar penangkapan Hapy Sibgotulloh (19), Zaki Muwahid (47), ayah Hapy mengaku sangat khawatir dengan keberadaan anaknya. Hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian. Kabar yang didapat hanya berasal dari adiknya.
"Katanya anak saya dan dua temannya sedang dimintai keterangan di Polsek Sukaraja, Bogor. Semoga saja tidak terjadi apa-apa. Mereka cuma anak-anak yang sedang berlibur saj," kata Zaki, kepada Tribun di rumahnya.

s adanya Dauroh Pemuda Masjid yg di adakan oleh HTI DPD II Cianjur Dengan Tema “

Foto Supriadi Rudi.
HTI DPD II Cianjur . Dengan puluhan pemuda dari berbagai masjid di cianjur penuh dengan semangat dan penuh antosias atas adanya Dauroh Pemuda Masjid yg di adakan oleh HTI DPD II Cianjur Dengan Tema “GENERASI ISLAM GENERASI QURANI SAAT PERUBAHANMENUJU KEBANGKITAN ISLAM” Tempat di Masjid AL-HIDAYAH Pamoyanan Cianjur .Acara ini di selenggarakan dua hari satu malam mulai tgl 28-29 Desember 13.

Acara ini berjalan dengan lancar para Pemuda Masjid merasa menemukan hal yg Baru dan mendapatkan pemahaman yg baru untuk bekal di Masa yg akan datang,Mereka siap memakmurkan Masjid Masjid yg ada di sekitar mereka oleh karena itu Pemuda Harus Bangkit Mulai sekarang juga. Oleh: rudi,mang asep

Raden Abdullah bin Nuh: Sosok Penting Dibalik Adanya Hizbut Tahrir di Indonesia


KH  Raden Abdullah bin Nuh
(1905-1987)
Ulama Besar dari Cianjur
Siapa yang tidak kenal KH Raden Abdullah bin Nuh? Nama ulama yang besar karena kiprah dan karyanyaini tentu saja sangat familiar bagi dunia pesantren di Nusantra, terutama di Cianjur, Bogor dan Sukabumi. Lebih dari itu, ia pun gigih berjuang mengangkat senjata melawan penjajahan Belanda.
Dan yang tidak kalah pentingnya, Mamakk—begitu ia biasa dipanggil—juga yang berperan membawa ulama Hizbut Tahrir saat itu Syeikh Abdurrahman Al Bagdhady ke Indonesia untuk mendakwahkan kewajiban bersatunya kaum Muslimin dalam naungan Khilafah Islam yang mengikuti metode kenabian.
Kiprah dan Karya
Sastrawan, penulis, pendidik, dan sekaligus pejuang ini lahir di Cianjur 30 Juni 1905 dan wafat di Bogor pada 26 Oktober 1987. Sejak kecil, Mamakk memperoleh pendidikan agama Islam dari ayahanda KH Raden Nuh, seorang ulama terkenal di Kota Cianjur, Jawa Barat.
Di masa kanak-kanak, Mamak dibawa bermukim di Mekkah selama dua tahun. Di Tanah Suci ini ia tinggal bersama nenek dari Raden Nuh, bernama Nyi Raden Kalipah Respati, seorang janda kaya raya di Cianjur yang ingin wafat di Mekkah.

Polisi akan Pasang Papan Peringatan di 'Tanjakan Penganten'



Bandung - Jalan raya di Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Garut, disebut-sebut sering jadi lokasi kecelakaan. Oleh warga kawasan tersebut dijuluki 'Tanjakan Penganten' karena korban kecelakaan adalah rombongan pengantin. Polisi akan memasang papan peringatan di tempat tersebut.

"Ya kalau soal mitos banyaknya kecelakaan calon pengantin di tanjakan itu, kami antara percaya dan tidak. Tapi memang kalau papan imbauan itu akan kami buat, " kata Kasat Lantas Polres Garut AKP Bariu Bawana kepada wartawan, Minggu (6/12/2013) petang .

Ade Irawan, Pjs Bupati Sumedang Dilaporkan ke Kejari Cimahi


i
Cimahi - Pjs Bupati Sumedang Ade Irawan dilaporkan beberapa tokoh masyarakat setempat ke Kejaksaan NegeriKota Cimahi, Jumat (6/12/2013).

Mantan ketua DPRD Kota Cimahi yang kini menjabat sebagai wakil bupati Sumedang ini dilaporkan atasdugaan keterlibatan dalam kasus surat perintah perjalanan dinas DPRD pada 2011 yang mendatangkan temuan BPK dengan total anggaran sekitar Rp2 Miliar.

Hoax Tentang Isu Jembatan Citarum Cianjur Runtuh




Cianjur - Masyarakat Cianjur dihebohkan dengan isu runtuhnya Jembatan Citarum yang membelah batas Kabupaten Cianjur dengan KabupatenBandung Barat. Ternyata hoax.

Isu tersebut sempat santer terdengar pada Sabtu (7/12/2013) pagi.
Malahan informasi yang disebar melalui BlackBerry Messenger (BBM) maupun SMS itu menyebutkan 11 kendaraan ikut terjun ke dasar sungai.

Menyikapi beredarnya isu menyesatkan tersebut, Polres Cianjur angkat bicara. Polres memastikan kondisi Jembatan Citarum masih kokoh berdiri.

"Informasi itu tidak benar. Itu hanya hoax," kata Kapolres Cianjur AKBP Dedy Kusuma Bakti melalui Kasubbag Humas Polres Cianjur AKP Achmad Suprijatna, Sabtu (7/12/2013).

Achmad memastikan bangunan jembatan peninggalan zaman Belanda itu kondisinya masih baik. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan berita-berita berantai dari orang tak bertanggung jawab yang sumbernya tidak jelas.

"Kami tegaskan agar informasi itu segera dihentikan karena membuat masyarakat resah. Jika ada informasi menyesatkan bisa menghubungi nomor layanan Polri di nomor 110," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas kendaraan dari arah Bandung menuju Cianjur maupun sebaliknya melalui Jembatan Citarum berjalan normal. Tidak ada kerusakan apapun, apalagi runtuh. [hus/Inilah]

Remaja Kabupaten Bandung Tolak Gaul Bebas, Serukan Khilafah



 Kab.Bandung,- Ratusan remaja yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Sekolah Hizbut Tahrir Indonesia Kabupaten Bandung menggelar aksi damai bertepatan dengan Hari AIDS Internasional di sekitar Alun Alun Cicalengka pada Ahad (1/12). Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian ‘Kampanye Remaja Anti Gaul Bebas’ yang diselenggarakan LDS HTI di berbagai daerah di Indonesia.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jabar Bersyariah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger