Headlines News :
Home » , » Polisi akan Pasang Papan Peringatan di 'Tanjakan Penganten'

Polisi akan Pasang Papan Peringatan di 'Tanjakan Penganten'

Written By jabar bersyariah on Tuesday, December 10, 2013 | 6:54 AM



Bandung - Jalan raya di Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Garut, disebut-sebut sering jadi lokasi kecelakaan. Oleh warga kawasan tersebut dijuluki 'Tanjakan Penganten' karena korban kecelakaan adalah rombongan pengantin. Polisi akan memasang papan peringatan di tempat tersebut.

"Ya kalau soal mitos banyaknya kecelakaan calon pengantin di tanjakan itu, kami antara percaya dan tidak. Tapi memang kalau papan imbauan itu akan kami buat, " kata Kasat Lantas Polres Garut AKP Bariu Bawana kepada wartawan, Minggu (6/12/2013) petang .


Bariu mengaku mendapat informasi dari masyarakat soal 'tanjakan penganten'. Beberapa tokoh masyarakat menyebutkan beberapa kecelakaan terjadi di tempat tersebut.

"Rencananya dua papan, dari dua arah berbeda. Pemasangannya dalam waktu dekat ini," kata Bariu ketika ditanya soal waktu pemasangan papan peringatan tersebut.

Kejadian terbaru di lokasi tersebut, minibus yang membawa 18 orang rombongan pengantin, termasuk sopir, terjun ke jurang sedalam 45 meter, Minggu (8/12/2013) pagi. Sopir Asep Saepudin (25) tewas, pengantin pria Yuli Eko Prasetyo (26) terluka berat, dan 16 anggota rombongan terluka. Korban dibawa ke Puskesmas Cikajang dan RSU dr Slamet Garut.

"Korban luka ringan sudah membaik. Yang luka berat (pengantin) masih diobservasi," jelas Bariu. 

Rombongan pengantin tersebut berangkat dari Banyumas menuju rumah pengantin perempuan di Racanabuaya, Caringin, Garut. Namun di lokasi, minibus oleng setelah menghindari kendaraan lain dari arah berlawanan dan akhirnya terjun ke jurang.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jabar Bersyariah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger